Oleh: Andri Falchan
Pariaman, 17 Agustus 2019
Kututup mata, kuhirup perlahan udara
Terbayang jelas
Negeri elok permai, Indonesia
Jalan berliku, mendaki menurun
Terbentang keseluruh penjuru nusantara
Santun ramah penduduk nya
Lebar merekah senyum mereka menyapa
Negeri elok indonesia
Suara alammu indah didengar
Negeri elok indonesia
Merah membara gambaran semangatmu
Putih suci menerima perbedaan bukti kita satu
Kini indonesia gundah gulana
Generasinya terhipnotis setan persegi yang merasuk ke dalam hati
Peluru-peluru tak kasat mata menghujam tajam ke dalam pikiran sitiap anak
Seolah dipaksa patuh untuk menunduk
Berkelana melalui dua jempol yang tak henti naik turun
Sebagian orang tua sibuk dengan pekerjaannya
Mencari rezeki dunia
Menyepelakan tanggung jawabnya sebagai contoh bagi anak
Padahal itu adalah bentuk bekal di akhirat kelak
Sebagian guru hanya mengajar tanpa mendidik
Memberikan materi tanpa peduli anak memahami
Banyak.. banyak sekali
Bakteri penggerogot setiap sendi negeri elok Indonesia
Bukan bermaksud mencaci, tapi Indonesia akan mati jika terus dibiarkan seperti ini
Sadarlah..
Sadarlah..
Sadarlah..
Setiap kita memiliki peran masing-masing dalam memperkuat setiap sendi kehidupan Indonesia
Mulailah dari langkah kecil yang nantinya akan menjadi terobosan besar
Lakukanlah dengan hati, berhati-hati, dan sepenuh hati.
Selamat HUT RI Indonesia ke-74
